Translate This Blog - 翻译此博客

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, November 12, 2011

Berpelukan bisa memperpanjang umur


Sebuah studi terbaru menyebutkan sering berpelukan hingga bercinta dengan pasangan resmi bisa memperpanjang usia seseorang hingga delapan tahun. Benarkah? Secara logika, melakukan aktivitas bercinta secara rutin akan meningkatkan hormon, kesehatan jantung, kekuatan otak dan memperkuat sistem imun tubuh.

Namun perlu digarisbawahi, bukan hanya frekuensi bercinta saja yang penting, tapi kualitas juga diperhatikan. Apa yang membuat aktivitas bercinta ini baik untuk kesehatan?
Berpelukan

Bercinta biasanya diikuti dengan sesi berpelukan, baik itu saat foreplay maupun setelah bercinta. Tahukah Anda, ritual berpelukan ini berkontribusi menambah usia Anda dan suami?

Tidak hanya menyamankan, pelukan juga membantu melepaskan oksitosin yang juga sering disebut 'hormon cinta'. Hormon ini memegang peranan penting untuk membangkitkan gairah seksual. Oksitosin juga bisa meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mengurangi rasa takut.

Tak hanya itu, penelitian juga menemukan bahwa oksitosin secara dramatis bisa memperpanjang usia, serta menjauhkan Anda dari penyakit kronis dan depresi.

Jangan lewatkan sesi berpelukan dalam aktivitas seks Anda. Dengan memeluk, dorongan untuk berdekatan dengan orang terkasih semakin kuat. Lengkapi sesi bercinta Anda dengan pijatan sensual, sentuhan intim dan belaian lembut agar suasana lebih intim dan mesra.
Bercinta dan olahraga

Anda tentunya sudah tahu kalau olahraga bisa menjaga kesehatan tubuh; meningkatkan sirkulasi darah; membentuk otot dan mencegah penuaan dini. Hal yang sama juga bisa Anda dapatkan dengan bercinta.

Melakukan hubungan seks secara rutin, sama sehatnya dengan olahraga teratur. Bercinta meningkatkan sirkulasi dan metabolisme tubuh, juga membakar sekitar 30 kalori dalam gerakan seks yang aktif selama 20 menit.

Bukan itu saja, bercinta juga bisa memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis. Wanita berusia paruh baya yang melakukan aktivitas seks rutin bersama suami per minggunya, memiliki kadar estrogen dua kali lebih banyak.

Selain berfungsi sebagai hormon seks, estrogen juga diketahui dapat melindungi tulang dari kerapuhan.

Orgasme

Seperti dikutip Times of India, sebuah studi menemukan bahwa orgasme yang dahsyat, manfaatnya setara dengan konsumsi satu dosis Valium --obat pereda stres dan bekerja secara cepat sebagai relaksasi. Bahkan orgasme juga bisa meningkatkan sel-sel pelawan infeksi hingga 20%.

Beberapa penelitian juga menunjukkan, pasangan menikah yang kehidupan seksnya bahagia cenderung hidup lebih lama dibandingkan mereka yang single atau berpasangan, tapi pernikahannya tidak bahagia.

Lebih menariknya lagi, orgasme secara rutin membuat pria memiliki semangat hidup dua kali lebih besar di usia tua dibandingkan pria yang jarang orgasme.

Pada wanita, bercinta dan orgasme secara teratur bisa memperpanjang usia hingga delapan tahun. Di samping itu, wanita yang mengalami orgasme dua kali dalam seminggu, risiko terkena serangan jantungnya berkurang hingga 30 persen.

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih atas Komentar anda..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...