Monday, February 25, 2013

Tangani tekanan atau stres, agar Anda dapat menghasilkan sperma berkualitas

Spermatozoid atau sel sperma atau spermatozoa (berasal dari bahasa Yunani kuno: σπέρμα yang berarti benih, dan ζῷον yang berarti makhluk hidup) adalah sel dari sistem reproduksi laki-laki. Sel sperma akan membuahi ovum untuk membentuk zigot. Zigot adalah sebuah sel dengan kromosom lengkap yang akan berkembang menjadi embrio.

Sel sperma manusia adalah sel sistem reproduksi utama dari laki-laki. Sel sperma memiliki jenis kelamin laki-laki atau perempuan. Sel sperma manusia terdiri atas kepala yang berukuran 5 µm x 3 µm dan ekor sepanjang 50 µm. Sel sperma pertama kali diteliti oleh seorang murid dari Antonie van Leeuwenhoek tahun 1677.

Ada kabar penting bagi kaum Pria. Tangani tekanan atau stres, agar Anda dapat menghasilkan sperma berkualitas. Bila stres menyerang, sperma Anda cenderung cacat atau kurang bergerak.

Demikian hasil penelitian di Eropa. Peneliti menemukan pria dengan kadar stres dan kecemasan jangka panjang yang lebih tinggi hanya mengejakulasikan sedikit semen (air mani). Jumlah dan konsentrasi sperma pun lebih rendah.

Tapi satu peneliti kesuburan yang  tidak terlibat dalam riset terbaru itu mengatakan sulit mengetahui hasil tersebut berlaku untuk masyarakat umum. Sebab, penelitian melibatkan orang-orang yang sudah mencari pengobatan di sebuah klinik kesuburan.

"Apakah stres menjadi tidak subur atau stres menyebabkan kemandulan?" tanya Tina Jensen dari Rigshospitalet di Kopenhagen, Denmark, yang mempelajari efek faktor lingkungan terhadap kualitas sperma.

Penelitian sebelumnya menemukan pria yang melalui perawatan kesuburan atau evaluasi memiliki tingkat stres lebih tinggi. Beberapa penelitian juga menunjukkan hubungan antara stres dan kualitas sperma.

Menurut peneliti Italia, Elisa Vellani, tak seorang pun melihat kenaikan singkat stres pada pria dan kecemasan jangka panjang memiliki efek yang berbeda. Ia lalu menuliskan hasil penelitiannya bersama rekan-rekannya dalam jurnal Fertility and Sterility.

Untuk studi baru itu, tim merekrut 94 pria yang mengunjungi klinik kesuburan rumah sakit untuk pertama kalinya. Peneliti juga melibatkan 85 orang yang tidak mencari perawatan kesuburan sebagai kelompok pembanding.

Setiap pria memberikan sampel air mani. Para pria kemudian menjawab dua survei untuk mengukur tingkat stres dan kecemasan mereka.

Rata-rata, pria di kedua grup mencetak level antara 37 dan 40 pada tes, yang tidak dianggap patologis. Peneliti kemudian membandingkan 28 orang dengan stres dan kecemasan terendah terhadap 40 pria dengan tingkat tertinggi.

Peneliti kemudian menemukan orang-orang stres lebih cenderung memiliki konsentrasi dan jumlah sperma lebih rendah. Sperma laki-laki yang paling stres juga cenderung kurang lincah dan sedikit lebih rentan terhadap kerusakan DNA.

"Secara keseluruhan, pengamatan kami sangat menyatakan stres dan kecemasan mungkin merupakan faktor penting yang terlibat dalam kesuburan pria," tulis para peneliti.

Mereka mencatat hubungan antara stres dan kualitas sperma lebih lemah pada pria yang tidak mengupayakan perawatan kesuburan dan yang tampaknya juga memiliki kualitas sperma yang lebih baik.

Misalnya, pria yang mencari pengobatan kesuburan memproduksi sekitar 29 juta sperma per mililiter semen (air mani), dibandingkan dengan sekitar 52 juta sperma per mililiter dihasilkan oleh orang-orang dalam kelompok pembanding.

Menurut standar Organisasi Kesehatan Dunia, jumlah di atas 15 juta sperma per mililiter dianggap normal.

Vellani dan rekan menyimpulkan bahwa faktor-faktor sosial dan psikologis harus dipertimbangkan ketika menilai kemungkinan penyebab infertilitas dan ditujukan sebagai bagian dari pengobatan infertilitas.

Jensen mengatakan bahwa sulit untuk mengatakan betapa berbedanya pria paling dan paling stres didasarkan pada laporan studi itu, tetapi setuju bahwa hasilnya mungkin paling relevan dengan pria yang akan melalui perawatan kesuburan, yang katanya, proses itu sendiri sangat menegangkan.

"Umumnya, untuk pria yang normal itu tidak penting," kata Jensenk

Related Posts:

  • Manfaat buah Pir Kebanyakan dari kita tidak menyadari manfaat kesehatan dari buah pir. Buah yang memiliki rasa manis ini hampir selalu tersedia sepanjang tahun. Mengandung serat dan vitamin, buah ini baik dikonsumsi setiap hari. Mineral se… Read More
  • Napas yang bau ini bisa saja tanda Kanker Jangan anggap remeh bau napas Anda. Napas yang bau ini bisa saja menunjukkan ada yang tidak beres pada tubuh Anda. Satu yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan untuk risiko kanker lambung.Untuk mengetahuinya, diperlukan te… Read More
  • Cara membuat jamu menopause Perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat membuat wanita yang memasuki masa menopause terhindar dari diabetes, osteoporosis, demensia, dan penyakit jantung sepuluh tahun kemudian.Maka itu, tak ada salahnya bila di waktu… Read More
  • Kenapa Air Rebusan Mi Instan harus dibuang? Kekhawatiran akan kandungan "lilin" dalam mi instan membuat banyak orang selalu membuang air rebusan mi instan sebelum dikonsumsi. Benarkah mi instan mengandung lilin?Menurut ahli nutrisi Susan SPT, Msc, tidak benar jika di… Read More
  • Enam keuntungan memakan buah Pepaya BUAH pepaya sering kali kita makan untuk memecahkan masalah sembelit. Bukan hanya itu, jika Anda rutin minum jus pepaya setiap hari akan mendapatkan enam keuntungan berikut ini.Bantu program dietDiet tak selalu dilakukan de… Read More

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih atas Komentar anda..

CANTIK

Nonacne merupakan produk untuk mengobati kulit berjerawat. dan membantu menghilangkan jerawat dan mencegah kemunculannya kembali. Mengkonsumsi suplemen ini secara teratur menghasilkan kulit yang indah dan halus.

Produk Herbal Buy my product
Untuk informasi pemesanan silahkan Klik Link berikut:
Obat anti Jerawat
Oder Pembelian