
Seperti dilansir Genius Beauty, sebuah penelitian menemukan bahwa bekerja di kantor dengan tata ruang open space dapat menurunkan produktivitas kerja, bahkan mengganggu kesehatan. Sebuah pengukuran gelombang otak yang dilakukan Dr. Jack Lewis, seorang ahli saraf menemukan aktivitas otak yang seharusnya fokus pada pekerjaan menjadi teralihkan akibat banyaknya aktivitas pegawai dalam satu ruang. Para pegawai mudah mendapat banyak gangguan dibandingkan bila memiliki ruangan sendiri.
Suasana banyak orang dan konservatif tidak membantu sama sekali dalam hal konsentrasi pekerjaan. Percobaan yang telah dilakukan menemukan bahwa para pegawai dapat bekerja lebih baik di dalam kantor di mana dapat meletakkan hal-hal kesukaannya. Misalnya gambar lukisan atau sebuah bunga di dalam vas kecil. Jika diizinkan mengisi ruangan mereka dengan barang, maka efisiensi bekerja mereka meningkat sebesar 15 persen. Termasuk peningkatan kesehatan sebanyak 32 persen lebih baik.
Walau begitu, penggunaan open space ternyata dapat meningkatkan kreativitas seseorang karena dapat berinteraksi lebih aktif. Penelitian yang dilakukan Profesor Fred Gage dari Salk Institute membandingkan orak tikus yang diletakkan pada kandang bersih dan tikus lain diletakkan pada ruangan yang diisi tikus lain yang lebih beragam. Hasilnya, otak tikus dari kelompok kedua setelah satu bulan mengalami peningkatan fungsi otak sebesar 15 persen
0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih atas Komentar anda..