REGINA PATRICIA

REGINA PATRICIA THEYSER.

ANTHONNY WILLIAM

ANTHONNY WILLIAM THEYSER

GINA DAN AMA

GINA DAN AMA.

SENAM SEHAT - SEHAT JASMANI

AJAK ANAK-ANAK KITA UNTUK BEROLAHRAGA DAN POLA HIDUP SEHAT.

SEHAT JASMANI DAN ROHANI

SEHAT JASMANI DAN ROHANI - MEMBENTUK GENERASI MUDA YANG MAMPU BERKOMPETISI.

Monday, February 8, 2010

10 Tanda Sudah Saatnya Anda Resign

Sebuah polling dilakukan oleh Gallup Poll terhadap karyawan-karyawan di Amerika, mendapati bahwa sebanyak 71 persen respondennya merasa tidak kerasan dengan pekerjaan/tempat kerjanya. Apa yang harus dilakukan? Tetap menjakani pekerjaan meski merasa tidak bahagia atau mencari pekerjaan baru dengan harapan akan mendapatkan tempat yang bisa lebih membahagiakan?

Pilihan pindah kerja ke tempat yang lain ada di tangan Anda. Berikut adalah 10 tanda untuk Anda perhatikan, jika salah satu atau beberapa tanda ini Anda rasakan, maka sudah saatnya Anda memikirkan untuk pindah kerja.

1. Rekan kerja yang mengesalkan
Rekan kerja bisa jadi sangat menyenangkan, tapi ada juga yang sangat menyebalkan. Bukan hal yang mengesalkan ketika Anda mendapatkan rekan kerja yang menyenangkan. Namun, bagaimana caranya bisa menyelesaikan pekerjaan ketika rekan kerja Anda kerjanya bikin kesal? Entah itu membuat Anda kesal dengan caranya yang suka menyindir, datang terlambat, pulang cepat, bicara keras di telepon, mengecilkan Anda di muka umum, atau senang mengganggu Anda di jam kerja dengan gosip-gosipnya? Jika memang rekan kerja yang seperti itu ada lebih dari 1 atau lebih dari yang bisa Anda hadapi, maka sudah saatnya Anda mencari tempat kerja baru, entah minta relokasi divisi atau tempat duduk, atau pindah perusahaan.

2. Tak semangat berangkat kerja

Setiap Minggu malam, Anda pun bersungut-sungut memikirkan keesokan hari yang berarti Anda harus berangkat ke kantor lagi. Ketika Anda menghabiskan lebih dari 40 jam dalam seminggu untuk bekerja, rasa tak malas berangkat bekerja adalah hal terakhir yang seharusnya ada di pikiran Anda. Jika memang itu yang terjadi, maka sudah saatnya Anda memikirkan untuk mengganti pekerjaan.

3. Teramat jenuh
Kebanyakan orang senang untuk menyukai tantangan di pekerjaannya. Jika pekerjaan Anda mulai terasa mudah atau berulang, maka ini adalah tanda bahwa Anda butuh tanggung jawab atau perubahan peran dalam pekerjaan. Tapi jangan salah artikan kebosanan dengan kemalasan. Ada perbedaan besar antara menonton YouTube seharian sementara pekerjaan menumpuk di sebelah Anda dengan menonton YouTube seharian karena pekerjaan sudah Anda selesaikan semua sejak pagi.

4. Perusahaan dalam masalah
Keadaan ekonomi dunia saat ini masih belum stabil benar. Jika Anda merasa perusahaan memiliki masalah dengan keuangan atau kesulitan untuk bisa tetap berdiri, jangan lalu ambil langkah gegabah. Tanyakan kepada atasan Anda keadaan yang sebenarnya, baru pikirkan langkah berikutnya. Jika memang menuju titik nol, ada baiknya Anda memikirkan untuk pindah perusahaan.

5. Tak merasa kerasan
Amat penting bagi seseorang untuk bisa merasa kerasan. Jika kompetisi yang ada di perusahaan terasa tidak adil, kolega Anda mencuri ide, ada konflik etika dan nilai antara Anda dengan perusahaan, atau mungkin tidak sepaham dengan kebijakan manajemen, mungkin sudah saatnya Anda mencari perusahaan yang bisa memberikan hal-hal krusial tersebut bagi Anda.

6. Bos yang tak menyenangkan
Percaya atau tidak, hubungan Anda dengan atasan memiliki dampak yang besar terhadap kehidupan profesional Anda, secara kebahagiaan dan sukses. Lagipula, bahkan pekerjaan terbaik pun akan menjadi sangat tidak menyenangkan ketika Anda berhadapan dengan bos yang menyebalkan. Jika Anda tidak memiliki cara pandang atau visi yang sama atau atasan Anda tidak bisa dipercaya atau tidak suka melihat Anda maju, maka sudah saatnya Anda mencari tempat dengan atasan baru.

7. Karier jalan di tempat
Anda sudah melakukan pekerjaan yang sama selama beberapa tahun belakangan ini, Anda sudah siap mendapatkan tanggung jawab baru. Atau Anda sudah kehilangan gairah untuk melakukan apa yang biasanya Anda sukai. Atau Anda bekerja di perusahaan yang tidak bisa memberikan pekerjaan berbeda dengan yang sedang emban. Cobalah untuk membicarakan tentang kemungkinan peran atau tanggung jawab baru yang bisa Anda lakukan, atau mencoba tugas yang berbeda. Ekspresikan pada atasan Anda mengenai keinginan untuk membangun kemampuan dan cara untuk mencapai gol Anda. jika tak ada alternatif lain yang bisa Anda coba, mungkin sudah saatnya Anda mencoba mencari tempat baru.

8. Anda tidak dihargai
Penghargaan atas prestasi memiliki peran cukup penting. Perasaan bahwa Anda sudah memberikan kontribusi yang baik untuk perusahaan akan menjadi hal yang baik untuk Anda. Jika perusahaan Anda tidak melakukan hal apa pun untuk menghargai hasil karya Anda, maka Anda akan merasa tersia-sia atau tak dianggap.

9. Lingkungan kerja tak menyenangkan
Tempat kerja yang memiliki energi negatif atau moral rendah akan menguras setiap karyawannya, bahkan yang pada awalnya memiliki energi positif sekali pun. Jika Anda selalu merasa stres, depresi, atau sifat periang Anda berubah menjadi negatif, mungkin sudah saatnya Anda mengeksplor pilihan pekerjaan lain di luar sana.

10. Kelelahan
Terlalu banyak proyek yang ditangani sama dengan jadwal kerja yang berlebihan. Jika hal ini hanya terjadi sesekali saja, mungkin bisa membantu Anda untuk memacu diri, dan bersifat sebagai tantangan baru untuk Anda. Tapi proyek demi proyek seakan tak ada ujungnya dan terus berulang, pulang tengah malam, kehidupan sosial Anda pun hilang begitu saja, maka sudah saatnya Anda membantu diri sendiri dengan mencari pekerjaan baru.

Sunday, February 7, 2010

Ibu Hamil, Penuhilah 7 Zat Gizi Penting Ini!

Gizi ibu hamil disebut sempurna bila setiap hari ia mengonsumsi makanan yang mengandung seluruh zat gizi dalam jumlah yang sesuai kebutuhan.

* Kalori

Kekurangan kalori dapat mengganggu proses tumbuh kembang janin dan berbagai perubahan dalam tubuh ibu. Selain itu, konsumsi kalori (karbohidrat dan lemak) yang rendah akan menyebabkan banyak protein terbuang sebagai sumber energi.

* Protein

Protein dibutuhkan untuk pembangunan sel-sel baru janin dan untuk pembentukan semua bahan pengatur, seperti hormon ibu dan janin. Protein juga menjadi struktur dasar bagi pembentukan organ-organ dalam tubuh. Itulah sebabnya, ibu hamil dianjurkan estra protein sebanyak 12 gram sehari atau setara dengan dua butir telur ukuran besar setiap hari.

* Serat
Konsumsi serat yang rendah menyebabkan Anda mengalami sembelit atau sukar buang air besar.

* Asam folat dan seng
Kekurangan kedua jenis zat gizi ini menyebabkan gagalnya pembentukan otak yang sempurna, sehingga menimbulkan cacat bawaan pada susunan saraf pusat dan otak janin.

* Kalsium
Jika ibu hamil kurang mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium, janin akan mengambil persediaan kalsium yang ada dalam tulang ibu. Akibatnya ibu akan menderita kerapuhan tulang (osteoporosis).

* Zat besi
Suplai zat besi yang cukup sangat diperlukan, karena volume darah Anda selama hamil akan meningkat sampai 30 persen. Jadi, jika kekurangan zat besi, maka ibu hamil dapat menderita anemia. Bukan hanya itu, kelancaran proses melahirkan pun terganggu.

* Air

Dehidrasi dapat berakibat fatal, karena bisa menyebabkan ibu hamil dirawat di rumah sakit. Oleh karena itu sebaiknya Anda minum minimal 10 gelas air putih setiap hari. Sebagai variasi, Anda dapat mengganti air putih dengan jus buah atau yogurt.

Thursday, February 4, 2010

40 Persen Kanker Bisa Dicegah, Asalkan..

Hingga saat ini kanker masih jadi momok menakutkan. Padahal, hampir 40 persen penyakit kanker bisa dicegah asalkan kita mau berhenti merokok, mengurangi alkohol, tidak makan berlebihan, olahraga teratur, dan mendapat vaksin pencegah infeksi.

Langkah-langkah pencegahan tersebut disampaikan para pakar dalam rangka Hari Kanker Sedunia. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), satu dari delapan kematian setiap harinya disebabkan oleh kanker. Jumlah itu melebihi AIDS, TBC, dan malaria. WHO mengingatkan, tanpa adanya perubahan, kematian akibat kanker secara global bisa mencapai 17 juta pada tahun 2030 dari 7,6 juta saat ini.

Dalam laporan yang dilansir The International Union Againts Cancer, para ahli mengungkapkan, 21 persen dari seluruh jenis kanker disebabkan karena infeksi, seperti virus HPV yang menyebabkan kanker leher rahim serta infeksi hepatitis yang menyebabkan kanker hati.

Saat ini sudah tersedia vaksin pencegah kanker, tetapi baru tersedia di negara-negara maju. Tak heran jika 80 persen kematian akibat kanker leher rahim terjadi di negara miskin dan berkembang.

"Para pembuat kebijakan di seluruh dunia punya kesempatan dan kewajiban untuk melakukan vaksin demi menyelamatkan hidup banyak orang. Mereka juga perlu mengampanyekan perubahan gaya hidup untuk mengurangi risiko kanker," kata Cary Adam, Ketua International Union Againts Cancer, dalam siaran persnya.

Para pakar berpendapat, penyakit kanker yang umum diderita masyarakat di negara maju, seperti kanker paru, payudara, dan usus besar, sebenarnya bisa dicegah jika mereka mau mengubah gaya hidupnya.

Tuesday, February 2, 2010

6 Penyakit Seksual yang Ditularkan Pria

Waspadai sejumlah Penyakit Menular Seksual (PMS) yang tidak diinginkan pria. Celakanya, penyakit itu bisa ditularkan kepada wanita. Bagaimana mengenalinya?

Pernah mendengar kasus istri keputihan tak kunjung sembuh? Bau pula! Sudah diobati, tetapi kambuh terus. Ketika dokter meminta suaminya ikut diperiksa, baru ketahuan sumber keputihan berbau itu si lelaki. Dia membawa penyakit seksual itu ke rumah setelah mendapatkannya entah dari perempuan (atau lelaki) mana, lalu “membagikannya” kepada sang istri saat berhubungan intim.

Berikut ini enam jenis PMS yang menurut WebMD tak diinginkan pria. Tentunya juga tidak diinginkan wanita karena bau, sakit, dan bisa menimbulkan kemandulan.

1. HIV/AIDS
Penambahan angka penderita HIV/AIDS sebenarnya bisa dicegah.
Infeksi awal HIV/AIDS tidak memiliki gejala, sehingga banyak orang tidak tahu sudah terinfeksi virus tersebut. Itu sebabnya, HIV menjadi penting. Bila Anda aktif secara seksual dengan lebih dari satu pasangan, atau ada alasan Anda kemungkinan terpapar HIV di masa lalu, sebaiknya lakukan skrining.

2. Gonorea
Merupakan jenis PMS yang tidak mudah hilang. Pada pria, gejala GO termasuk nanah pada saluran kemih, dengan rasa panas saat berkemih. Gonorea yang tidak diobati atau ditangani dengan baik bisa menyebabkan epididimitis, yaitu kondisi menyakitkan pada buah pelir dan bisa menyebabkan kemandulan.
Pada perempuan, GO merupakan penyebab utama penyakit radang panggul, dan seperti klamidia, bisa menimbulkan infertilitas. GO membuat sese¬orang 3-5 kali kemungkinannya mengalami HIV.

3. Klamidia
Meskipun tidak menunjukkan gejala, klamidia dapat menimbulkan peradangan testikel, prostat, maupun uretra. Konsekuensi bagi wanita lebih serius lagi. Infeksi yang tidak ditangani menjadi penyebab utama penyakit radang panggul, kehamilan ektopik, dan beberapa kejadian infertilitas.

Meski hampir hampir satu juta kasus klamidia di AS didiagnosis tahun 2005, para ahli memperkirakan bahwa sebenarnya terdapat 2,8 juta kasus baru setiap tahunnya. Artinya, dua dari tiga orang yang terinfeksi klamidia tidak tahu mereka memilikinya dan bisa menularkan kepada orang lain.

Penelitian menunjukkan 1 dari 8 perempuan yang ditangani untuk masalah klamidia mengalami infeksi kembali dalam waktu setahun.

4. Virus Herpes Simpleks (HSV-2)
HSV-2 diduga yang menyebabkan sakit herpes genital mulai menurun (hanya saja kondisi ini di Indonesia tidak diketahui). Di AS, dari tes darah terhadap orang dewasa usia 48 tahun dan lebih muda, virus ini berkurang secara dramatis 19 persen dalam 10 tahun terakhir.

5. Human Papillomavirus (HPV)
Virus ini diketahui sebagai penyebab kanker leher rahim (serviks). HPV juga menyebabkan kutil genital dan meningkatkan risiko kanker pada penis dan anus pada pria. Jutaan pria membawa virus tersebut dan berisiko menularkan kepada pasangan seksualnya.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari 6 juta orang AS terinfeksi HPV setiap tahunnya. Dalam survei, 48 persen pria yang datang ke klinik, hasil tes HPV-nya positif. Angka ini sekitar 8 persen dari populasi pria secara umum.

Vaksin baru terbukti efektif mencegah infeksi HPV. Di tahun 2006, CDC merekomendasikan bahwa vaksin secara rutin diberikan kepada perempuan saat usia 11-12 tahun.

Komite praktisi imunisasi (ACIP) merekomendasikan vaksinasi bagi perempuan mulai usia 9 tahun. Rekomendasi ini menimbulkan kontroversi, tetapi bisa menyelamatkan hidup. Terlebih karena HPV merupakan penyebab utama kanker serviks pada perempuan.

6. Sifilis
Untunglah, obat efektif untuk mengatasi sifilis telah ditemukan. Pencegahan penyakit ini belum terbukti mudah. “Tingkat sifilis telah bertambah selama lima tahun berurutan,” ujar Jennifer Ruth, juru bicara CDC.

Antara tahun 2004-2005 saja, tingkat sifilis nasional meningkat lebih dari 11 persen. Di antara pria, risikonya melonjak 70 persen dalam lima tahun terakhir.
Sifilis yang tidak ditangani dengan baik bisa merusak otak, sistem kardiovaskular, dan organ dalam tubuh. Lebih dari itu, memiliki sifilis berarti meningkatkan bahaya terinfeksi HIV/AIDS setidaknya 2-5 kali lipat.

Monday, February 1, 2010

5 Makanan Sehat untuk Jantung


Penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu di Amerika. Di Indonesia, penyakit ini termasuk pembunuh terbesar kedua setelah kanker. Pola makan adalah poin pertama yang dapat mencegah timbulnya penyakit ini. Ada empat jenis makanan yang sudah terbukti memang bisa menekan risiko penyakit jantung, yaitu:

1. Bawang putih. Sejumlah penelitian telah membuktikan sejumlah manfaat dari bumbu masak ini. Konsumsi teratur bawang putih bisa menurunkan penyakit darah tinggi, mencegah penggumpalan darah (penyebab stroke), mencegah kenaikan gula darah dan kadar kolesterol. Bawang putih juga dikenal mampu menurunkan atau menetralisasi pengaruh buruk dari garam.

2. Ikan salmon. Gantikan burger penuh lemak favorit Anda dengan potongan ikan salmon. Meskipun terkadang lemak baik untuk tubuh, tapi sebagian kecil dari lemak (dari konsumsi 1/2 potong burger setiap hari) akan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah arteri yang bisa meningkatkan resiko penyakit jantung. Sebaliknya, salmon akan menurunkan resiko tersebut, karena salmon mengandung omega-3 yang bisa mencegah debaran jantung yang terlalu cepat, mencegah atau menurunkan tingkat pelebaran pembuluh darah arteri, menambah jumlah lemak baik dalam tubuh, dan mencegah kolesterol terpecah dan menjadi sumbatan di arteri.

3. Buah berry dan chery. Buah-buahan ini bermanfaat karena memiliki sejenis zat yang bisa mencegah kerusakan sel yang bisa menyebabkan pembekuan atau penyumbatan pembuluh darah. Kalau Anda sulit mendapatkan buah berry (misalnya strawberry atau blueberry) atau buah chery, maka simpan dalam jumlah yang banyak jika tidak musim. Agar tidak bosan, campurkan dalam bubur gandum atau oatmeal, atau gunakan perasan sarinya. Buah berry juga baik untuk memperbaiki detak jantung Anda.

4. Beras merah. Beras merah merupakan sumber magnesium. Mineral ini (magnesium) bisa memperlancar aliran pembuluh darah. Kekurangan magnesium bisa menyebabkan penyakit hipertensi, serangan jantung, dan gangguan irama jantung. Nasi merah tidak perlu dimasak terlalu lama. Hidangkan bersama sayuran yang dipanggang, dan ayam panggang.

5. Minuman cokelat. Hobi minum kopi? Coba gantikan dengan segelas cokelat hangat. Cokelat hangat kaya dengan antioksidan. Bahkan jumlahnya bisa lebih banyak 3 kali lipat dari teh hijau.

Sunday, January 31, 2010

Menciumlah dengan Lebih Nikmat!

Wanita seringkali mengkhawatirkan kemampuan mereka dalam berciuman. Hal ini teratasi seiring "jam terbang" mereka. Namun pada wanita (atau pria) lain, kemampuan mencium tidak juga berkembang karena mereka memang tidak tahu bagaimana berciuman yang mampu membangkitkan gairah.

Wanita umumnya menganggap pria seorang pencium yang buruk, ketika mereka seolah ingin "memakan" wajahnya. Sedangkan pria umumnya akan mengeluh, wanita tidak membuka mulutnya cukup lebar saat mencium.

Apakah Anda mencium untuk pertama kalinya, atau pertama kali mencium kekasih baru Anda, usahakan untuk terus meningkatkan kemampuan mencium Anda. Karena bagaimana pun juga, berciuman punya pengaruh yang sungguh dahsyat. Pria (atau juga wanita) akan menggunakan ciuman untuk mengukur chemistry di antara mereka, dan menilai bagaimana kemampuan satu sama lain dalam urusan seks melalui ciumannya.

Amber Madison, pakar seks yang juga penulis buku Hooking Up: A Girl's All-Out Guide to Sex and Sexuality, memberikan enam cara untuk membuat Anda menjadi pencium yang lebih hebat:

1. Siapkan diri Anda. Kesehatan dan kesegaran mulut perlu diperhatikan. Sikat gigi, kumur dengan obat kumur, dan makan permen mint. Setelah itu, jangan lupa melembapkan bibir yang pecah-pecah dengan moisturizer, lalu pakai lipstik Anda yang merona. “Bagian dari mencium adalah bau dan rasa. Tidak ada yang lebih menyebalkan daripada mencium orang yang mulutnya berbau," ujar Andrea Demirjian, penulis buku Kissing.

2. Bermain-mainlah dengan lidah Anda. Tetapi, gunakan lidah dengan cara yang lembut untuk menjelajahi bibir dan mulut si dia. “Pria senang di-French kissed, dan mereka ingin pasangan mereka lebih eksploratif dengan lidah mereka," kata William Cane, penulis The Art of Kissing. Anda tak perlu mempertanyakan hal ini. Cane sudah mewawancarai ribuan orang mengalami pengalaman berciuman.

3. Cium bagian lainnya. Pria juga senang dicium pada bagian tubuhnya yang lain. Tidak harus di bagian "bawahnya" lho, karena bagian sensitif tubuh pria juga masih banyak. Contohnya, leher, wajah, dan telinganya. Si dia membalas dengan penuh gairah, dan membuat Anda sulit bernafas. Tak perlu menghentikan ciuman Anda. Bernafas saja melalui hidung. Dijamin, nafas Anda yang terengah-engah ini akan membuatnya makin bergairah.

4. Tambahkan gairah Anda. Orang yang lihai mencium, mencium dengan seluruh tubuhnya. Condongkan tubuh Anda, tarik si dia ke arah Anda, dan gunakan tangan Anda untuk menyentuh bagian tubuhnya yang lain. Menurut Cane, bila perlu Anda bisa sedikit "main kasar". Bagaimana caranya? "Tarik lembut rambutnya, goreskan kuku Anda di punggungnya, atau gigit kecil bibir dan cuping telinganya." Ketika si dia makin bangkit gairahnya, rasa sakit ini akan berubah menjadi kenikmatan.

5. Amati respons pasangan. Hal ini bisa Anda lakukan, terutama usai Anda "bermain kasar" tadi. Perhatikan, apakah ia bersentak karena gerakan Anda, atau terdiam, dan anggap hal itu sebagai tanda bahwa Anda terlalu agresif, atau ia tidak menyukai eksplorasi tersebut. Cermati juga apa yang Anda lakukan ketika ia menarik Anda lebih erat, atau mencium Anda lebih dalam. Tandanya, Anda berdua sudah seirama.

6. Berinisiatif lebih dulu. “Pria juga sering deg-degan saat melakukan gerakan pertama, sama seperti wanita," tukas Demirjian. “Jika ada sinyal bahwa pria tersebut ingin mencium Anda, yakini insting Anda." Artinya, Anda tidak perlu menunggu sampai ia menekan rasa deg-degannya untuk mencium Anda. Banyak pria yang justru berharap pasangannya melakukannya lebih dulu.

Dari penelitian William Cane juga terlihat bahwa pria ingin wanita lebih aktif dalam mencium, dan berinisiatif dalam hal French kiss. Saat Anda melakukannya, nikmati momen tersebut. “Banyak wanita yang merasa tegang, dan mengkhawatirkan kemampuan mencium mereka," papar Cane. "Mereka harus lebih pede saat mencium!"

Wednesday, January 27, 2010

Pentingnya mengelola risiko

Pentingnya mengelola risiko
Menyeimbangkan risiko dengan manfaat memang tidak mudah. Perusahaan kini dihadapkan pada risiko yang lebih kompleks, saling terkait dan memiliki potensi dampak yang lebih besar. Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi ekonomi gonjang-ganjing. Kita dihadapkan pada krisis likuiditas, volatilitas pasar yang tinggi, bailout pemerintah yang kontroversial, penggabungan institusi keuangan, dan belum lagi dampak krisis ekonomi di luar negeri yang berdampak pada ekonomi kita.


Dihadapkan pada itu semua, perusahaan mulai menilai ulang strategi mereka dalam meres­pons tantangan dan tekanan dari lingkung­an bisnis saat ini. Peranan direksi dalam melakukan pengawasan terhadap risiko menjadi fokus utama dalam penilaian ulang strategi penge­lolaan risiko.

Risiko dari sektor keuangan sedikit banyak telah berkontribusi pada kebangkrutan perusahaan, kegagalan dalam pengelolaan bank, dan pengambilan keputusan intervensi oleh pemerintah. Dampak semua itu menyebar secara luas pada ekonomi, karena perusahaan dari hampir semua sektor industri mengalami akibatnya, mulai dari batasan kredit, permintaan konsumen yang menurun, volatilitas harga komoditas, nilai tukar uang, dan juga harga saham.

Walaupun kita berharap bahwa pengambilan keputusan bisnis yang baik akan mampu meng­atasi dampak krisis keuangan, perusahaan, dan direksi harus selalu mawas bahwa kondisi saat ini bisa saja mendorong dikeluarkannya standar atau aturan baru yang meningkatkan tanggung jawab direksi terhadap manajemen risiko. Selain itu, perlu diingat potensi rusaknya reputasi perusahaan dan juga anggota direksi jika ternyata ada kelemahan dalam pro­ses pengelolaan risiko.

Apa sebenarnya peranan direksi dalam manajemen risiko? Tentu direksi tidak bisa terlibat langsung dalam pelaksanaan aktual keseharian dari manajemen risiko.

Direksi bersama-sama ­dengan dewan komisaris melalui fungsi pengawasannya, dapat mengirimkan pesan kepada se­lu­ruh karyawan bahwa manajemen risiko merupakan komponen yang tidak terpisahkan dari strategi dan budaya perusahaan, serta merupakan proses yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Sistem manajemen risiko perusahaan harus berfungsi sedemikian rupa agar risiko yang ­paling material mendapatkan perhatian dari direksi, serta memfasilitasi direksi untuk dapat memahami dan mengevaluasi keterkaitan risiko tersebut, pengaruhnya bagi perusahaan, serta bagaimana manajemen sebaiknya menanggapi risiko tersebut.

Melihat kompleksitas dan rintangan yang ada pada lingkungan saat ini, perusahaan sebaiknya mulai memfokuskan diri pada kualifikasi dan pengalaman anggota direksi dalam proses seleksi anggota direksi baru, serta memberikan tutorial untuk membantu mereka memahami dan melakukan penilaian terhadap risiko yang dihadapi oleh perusahaan.

Perusahaan juga harus mempertimbangkan struktur organisasi yang dapat memfasilitasi direksi dalam melakukan pengelolaan risiko dan juga dewan komisaris dalam melakukan peng­awasan atas pengelolaan risiko yang dilakukan oleh direksi. Di beberapa perusahaan, ini diakomodasi dengan membuat komite manajemen risiko yang terpisah dari direksi.

Memang belum ada formula baku untuk hal ini, tetapi yang perlu diperhatikan adalah manajemen risiko perlu dipandang sebagai prioritas dalam agenda perusahaan, dan sebuah sistem perlu dibangun untuk memastikan bahwa pelaksanaan manajemen risiko benar-benar telah dijalankan.

Bagaimana menilai apakah direksi telah menjalankan dengan baik atau lalai dalam mengelola risiko? Memang tidak mudah untuk menilai hal ini. Pengambilan keputusan tidak selalu dapat dijamin tidak mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Namun, agar tidak dinyatakan lalai, tentu pengambilan keputusan penting, salah ­satunya tentu harus dengan pertimbangan risiko.

Manajemen risiko

Direksi harus membangun sistem manajemen risiko di perusahaan, perlu dilakukan diskusi secara periodik atas laporan yang disampaikan oleh unit yang bertanggung jawab atas manajemen risiko, dan terdapat tolok ukur yang jelas bahwa direksi melakukan pengawasan yang memadai dan memberikan umpan balik terhadap laporan risiko yang diterimanya.

Jika kondisi di atas tidak ditemui, dan aktivitas manajemen risiko hanya terlokalisasi dalam unit tertentu serta tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari direksi dan juga dewan komisaris, bisa saja ini dianggap sebagai kelalaian dalam memastikan adanya sistem manajemen risiko yang baik di perusahaan.

Pada bulan Juli 2009, Securities & Exchange Commission Amerika mengajukan usulan agar perusahaan melakukan pengungkapan informasi yang lebih lengkap terkait dengan praktik peng­awasan manajemen risiko, termasuk sejauh mana peranan direksi dan dewan komisaris di dalam mengelola risiko.

Selain itu, juga diusulkan agar perusahaan melakukan pengungkapan keterkaitan kebijakan remunerasi dengan profil risiko yang dimiliki perusahaan. Mengapa ini dirasa penting? Karena terdapat beberapa pandangan bahwa pengaturan remunerasi telah mendorong pengambilan risiko yang berlebihan. Kebijakan remunerasi harus dapat mendukung terciptanya stabilitas sehingga tidak mendorong pengambilan keputusan dan pengambilan risiko yang berlebihan untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek.

New York Stock Exchange juga mengeluarkan peraturan bahwa CEO dan manajemen senior harus melakukan penilaian dan pengelolaan risiko perusahaan. Komite audit harus mendiskusikan risiko keuangan yang material dan tindakan apa yang telah diambil oleh dewan untuk menangani risiko tersebut.

Di Indonesia, pengaturan terkait manajemen risiko masih belum sesolid di Amerika. Namun, tentu kita bisa mengambil hal-hal yang baik untuk diterapkan, demi kelangsungan perusahaan. Banyak panduan praktik yang bisa digunakan sebagai referensi.

Pada Oktober 2009, National Association of Corporate Directors (NACD) - Blue Ribbon Commission on Risk Governance mengeluarkan laporan yang memberikan panduan dan prinsip-prinsip bagi dewan dalam melakukan pengawasan risiko, keterkaitkan strategi dan risiko, serta peranan Dewan terkait dengan risiko-risiko tertentu. Referensi lain juga bisa diperoleh melalui Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO) yang telah mengeluarkan Enterprise Risk Management Framework di tahun 2004.

Kerusakan reputasi perusahaan yang disebabkan oleh tidak layaknya pengawasan risiko yang dilakukan merupakan sesuatu yang harus dianggap serius. Bukan saja dapat memenga­ruhi nilai perusahaan, melainkan juga bisa saja direksi menghadapi tuntutan hukum dari pemegang saham, bahkan mengancam kelangsungan perusahaan.

Oleh karena itu, dalam memastikan dilaksanakannya manajemen risiko, direksi perlu melakukan peng­awasan yang memadai. Mana­jemen risiko perlu dirancang secara spesifik, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi perusahaan. Namun, secara umum sistem manajemen risiko yang efektif harus: (1) memfasilitasi identifikasi risiko material secara memadai dan secara tepat waktu; (2) didukung dengan strategi risiko yang responsif terhadap profil risiko dan strategi bisnis; (3) mendukung agar manajemen risiko terintegrasi dalam pengambilan keputusan di se­luruh lini perusahaan; serta (4) didukung dengan kebijakan dan prosedur yang secara mema­dai dapat memfasilitasi penyampaian informasi pen­ting terkait dengan risiko kepada manajemen senior, komite terkait, direksi, dan dewan komisaris.

CANTIK

Nonacne merupakan produk untuk mengobati kulit berjerawat. dan membantu menghilangkan jerawat dan mencegah kemunculannya kembali. Mengkonsumsi suplemen ini secara teratur menghasilkan kulit yang indah dan halus.

Produk Herbal Buy my product
Untuk informasi pemesanan silahkan Klik Link berikut:
Obat anti Jerawat
Oder Pembelian