
Memang bikin sebal. Cara terbaik mengambil alih pekerjaan Anda adalah dengan 'memecat' bos dan merekrut diri Anda sendiri sebagai manajer. Ini berarti harus meninjau ulang sikap dan pendekatan Anda. Di luaran, nantinya, Anda terlihat lebih berdedikasi ketimbang sebelumnya. Sementara dari dalam diri pribadi, Anda bisa merasakan 'kemenangan' yang tak ada duanya.
Caranya? Tak susah-susah amat kok:
1. Tulislah deskripsi pekerjaan. Apa yang Anda lakukan setiap hari selama seminggu dalam setiap bulannya? Gambarkan aktivitas itu sejelas yang Anda bisa. Ini penting untuk mencari 'jejak kasus' pekerjaan yang Anda lakukan.
2. Berikan review kinerja buat diri sendiri. Jadilah seorang pakar, tak hanya bagi perusahaan atau industri, tapi dalam pasar kerja secara umum. Telitilah bidang lain yang cocok dengan deskripsi kerja Anda, pada benefit dan gaji terutama. Kontak teman-teman lain kantor sebagai komparasi. Keahlian dan pencapaian yang bagaimana yang ditekankan pada bidang kerja lainnya?
3. Rajin tukar pikiran. Tukar pikiran mengenai semua bidang dan profesi yang cocok dengan deskripsi umum yang Anda buat. Jangan takut-takut. Biarkan imajinasi Anda bermain. Minta keluarga dan teman-teman memberi masukan juga.
4. Tuliskan semua rencana. Jangan ragu mengasah keahlian atau pencapaian baru buat mengejar peluang bidang lain. Pikirkan, bagaimana hal itu akan dicapai. Bicara dengan keluarga, teman, guru, konselor karir, bahkan office boy! Pastikan, Anda tak melakukan sesuatu yang membahayakan posisi pekerjaan sekarang. Tuliskan buah pikiran dan temuan dalam buku agenda sebagai rencana kerja pribadi.
Semakin Anda kompeten, bos pun akan segan untuk 'macam-macam'. Kalaupun dia berulah, atasannya akan tahu kalau Andalah otak cerdas di belakang proyek besar yang berhasil itu.
0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih atas Komentar anda..