REGINA PATRICIA

REGINA PATRICIA THEYSER.

ANTHONNY WILLIAM

ANTHONNY WILLIAM THEYSER

GINA DAN AMA

GINA DAN AMA.

SENAM SEHAT - SEHAT JASMANI

AJAK ANAK-ANAK KITA UNTUK BEROLAHRAGA DAN POLA HIDUP SEHAT.

SEHAT JASMANI DAN ROHANI

SEHAT JASMANI DAN ROHANI - MEMBENTUK GENERASI MUDA YANG MAMPU BERKOMPETISI.

Wednesday, April 28, 2010

Apa saja Kualitas Bos Idaman

Situs The Hiring Site bertanya kepada beberapa manager personalia dan rekruter untuk menjelaskan apa yang menjadi kualitas seorang pemimpin dalam diri seseorang. Hasil kompilasi jawaban dan respon para responden ini mengerucut pada 11 poin kualitas yang menunjukkan seseorang bisa masuk dalam kategori pemimpin sejati. Beberapa sifat yang diperlukan adalah integritas, komunikasi, kepercayaan diri, dan passion. Berikut adalah 11 poin tersebut dari pandangan beberapa personalia:

* Konsisten dan bisa dimengerti. Akan sulit bagi para bawahan untuk membuat bos terlihat baik di mata orang lain jika sikap si bos tersebut tidak memiliki konsistensi atau bertindak semaunya tanpa aturan. Apalagi ketika di situasi pelik ia selalu muncul dengan ide-ide yang maksudnya "out of the box", tapi ide-ide yang keluar justru tidak bisa dipahami atau cenderung tidak masuk akal.

* Atasan yang bisa meminta bawahannya melakukan perintahnya tanpa perlu menggunakan taktik koersif atau tekanan. Para bos, diharapkan mampu membingkai diskusi seperti seorang pelatih basket yang bisa mengambil dan memimpin keputusan untuk menggunakan taktik apa.

* Mempromosikan bawahan yang dinilai memiliki potensi. Karena ketika Anda selalu mengambil orang dari luar kantor untuk mengisi posisi-posisi penting yang lowong, para bawahan akan merasa resah dan tak merasa memiliki kemungkinan untuk maju.

* Bos yang baik akan mempertahankan aksi Anda (ketika aksi tersebut masih bisa dipertanggungjawabkan dan maksudnya baik), juga akan selalu membantu ketika diperlukan.

* Seorang bos yang baik mengerti, bahwa tak semua tugas yang diberikan kepada Anda bisa menjadi yang nomor 1, dan jika diperlukan, terbuka untuk bekerja dengan Anda dalam mengatur urutan prioritasnya.

* Seorang bos yang ideal mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing bawahannya dalam struktur organisasi perusahaan, dan selalu mengingatnya. Sehingga, pelanggaran kecil yang dilakukan oleh seorang karyawan yang unggul tak akan membutuhkan respon yang serupa ketika terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh salah seorang karyawan yang sering melakukan pelanggaran.

* Bos idaman akan selalu memberikan informasi mengenai apa yang terjadi di level manajemen atas dan memberikan pengarahan ke mana kira-kira laju perusahaan akan berjalan.

Memang tak ada manusia yang sempurna, namun kita selalu bisa berusaha untuk lebih baik, kan? Nah, bagaimana menurut Anda? Apakah kualitas-kualitas sikap dan perilaku yang disebutkan tadi benar-benar dibutuhkan dalam diri seorang pemimpin?

Tuesday, April 27, 2010

Haruskah Langsung punya Momongan

Apakah Anda termasuk dalam kategori perempuan yang ingin cepat menikah? Bertemu dengan calon suami dan dalam kurun waktu 6 bulan memutuskan untuk menikah? Jangan takut untuk melangkah, bila itu memang sudah menjadi kesepakatan Anda. Namun ada hal-hal yang harus Anda dan pasangan sepakati sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

Berikut adalah beberapa hal yang harus disepakati bersama sebelum menikah, menurut Ir Bambang Syumanjaya, MM MBA, Enter-Trainer, Family, and Business Consultant.

1. Waktu untuk lebih mengenal dan menerima pasangan
Setelah menikah tak usah memaksakan diri untuk langsung memiliki anak. Bila Anda langsung dikaruniai anugerah ini, syukurilah. Begitu pula jika Anda berdua memang sudah sepakat untuk langsung mempunyai anak. Bila tidak, luangkan waktu yang ada untuk saling mengenal dan mendalami sifat dan karakter pasangan.

Setelah menikah, sifat asli pasangan akan terlihat. Anda akan terkejut betapa si dia ternyata memiliki sisi-sisi yang tak Anda kenal sebelumnya. Bahkan caranya mengawali hari, misalnya bagaimana ia begitu susah dibangunkan atau enggan sarapan, bisa membuat pengantin baru terkaget-kaget. Perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan pasangan. Jadi, nikmati saja dulu tahapan ini.

2. Tidak ada privasi total atau rahasia
Memang setiap orang punya hal-hal yang tidak di-share dengan pasangan. Tetapi hal ini bukan berarti Anda atau pasangan Anda boleh merahasiakan segala hal dari pasangan. Apalagi jika hal itu menyangkut rumah tangga.

Contohnya, Anda tidak menceritakan bahwa Anda sering berhutang untuk menutup kebutuhan rumah tangga. Atau, suami ingin punya suatu ruangan di rumah yang Anda dan anggota keluarga lainnya tidak diperbolehkan untuk masuk.

''Setiap orang ingin punya waktu untuk sendiri, termasuk juga diri Anda. Tetapi kalau dalam rumah sendiri Anda punya ruangan yang tidak boleh dimasuki orang lain, hal ini menjadi amat ganjil,'' ujar Bambang.

3. Menghindari "medan perang"
Pernikahan adalah proses belajar dan pembentukan karakter kedua pasangan. Dalam proses tersebut pasti ada gesekan, konflik, dan percikan masalah.

Ketika berumah tangga, masalah yang sebelumnya tidak ada bisa muncul. Contohnya, saat pacaran Anda dan pasangan punya waktu tetap untuk bersantai keluar kota atau sekadar menonton dan makan malam. Namun setelah menikah, kebutuhan ini bukan lagi prioritas. Jika Anda memaksakan maka Anda akan menyulut medan perang alias pertengkaran.

Hal-hal kecil seperti ini menurut Bambang seringkali jadi sebab kehancuran pernikahan. Di satu sisi perempuan merasa terabaikan dan kurang diperhatikan, sementara suami merasa kalau hal-hal seperti itu tidak lagi harus dilakukan.

Monday, April 26, 2010

4 Hal tersulit dalam Pernikahan


Tahukah Anda, mengapa banyak sekali pasangan yang bercerai menyalahkan kurangnya komunikasi sebagai penyebab perpisahan mereka? Apa sulitnya berbicara? Bukankah berbicara adalah aktivitas yang sudah kita lakukan sejak kita masih pacaran?

Namun, berkomunikasi ternyata tak semudah yang Anda bayangkan. Ketika suami mulai sering pulang malam, dan Anda merasa begitu takut untuk menanyakan kemana ia pergi, artinya ada hambatan komunikasi dalam hubungan Anda. Sayangnya, hal ini sering tak disadari oleh kebanyakan pasangan.

Di luar masalah komunikasi, ternyata ada tiga hal lain yang dianggap paling menantang dalam suatu perkawinan. Keempat hal ini terungkap dalam jajak pendapat yang digelar oleh situs SheKnows, dimana ribuan wanita mengikutinya. Untuk Anda yang sedang merencanakan pernikahan atau baru memasukinya, hal-hal ini bisa menjadi bahan renungan.

1. Sebanyak 36 persen pembaca mengatakan bahwa bagian tersulit dalam pernikahan adalah: berbicara dengan pasangan Anda. Statistik bahkan menunjukkan bahwa kurangnya komunikasi merupakan salah satu penyebab utama perceraian di Amerika (mungkin juga di Indonesia).

Menurut Dr John Gray, penulis Men are From Mars, Women are From Venus, perbedaan dalam gaya komunikasi bisa dikaitkan dengan perbedaan struktural dalam otak pria dan wanita. Otak pria lebih besar dalam segi ukuran, sedangkan otak wanita memiliki lebih banyak jalur saraf. Pria cenderung menggunakan otak kirinya, yang menunjukkan fokus pada logika dan pemecahan masalah. Perempuan menggunakan kedua sisi otaknya, dan itu sebabnya mengapa kita bisa menghubungkan emosi dengan bahasa dan logika.

Jurnal Psychological Review terbitan Juli 2000 mengungkapkan bahwa pria dan wanita secara biologis mengatasi stres dengan cara berbeda. Perempuan cenderung mencari penghiburan dari rekan-rekan perempuannya. Kita butuh mengungkapkan rasa takut, dan perhatian dari sesama kita ternyata mampu menurunkan hormon stres kita.

Sebaliknya, pria lebih memilih "ngumpet", atau menghilang dari peredaran. Mereka akan berusaha menghindar ketika Anda mulai mengatakan, "Kita harus bicara...", karena hal itu berarti mereka harus mengungkapkan perasaan. Dan inilah ketakutan mereka yang terbesar. Pilihan mereka hanya melawan (dengan sikap yang cenderung defensif), atau menghilang.

Mampukah kini Anda melihat perbedaannya? Curhat dengan teman membuat Anda tenang; bagi pria, hal itu justru membuat jengkel. Ketika Anda kesal karena suami selalu melemparkan handuk yang baru dipakai ke atas tempat tidur, tak usah berteriak, "Kamu itu jangan enaknya sendiri! Masa harus aku terus sih, yang... bla, bla, bla...." Akan lebih mengurangi masalah bila Anda mengatakan, "Sayang, tolong gantungin handuk di jemuran dong?"

2. Dalam hubungan harus ada rasa saling percaya. Ironisnya, mempercayai pasangan adalah problem kedua yang dialami rata-rata pasangan (24 persen dari pasangan yang disurvei mengakui hal tersebut). Menurut penelitian, sejak 1 April lalu, hampir 37 persen perempuan merasa curiga terhadap keberadaan pasangannya. Tepatnya sejak berita perselingkuhan Tiger Woods ramai diperbincangkan.

Terlepas dari apa yang dilakukan pasangan, Anda perlu mengetahui bahwa kurangnya kepercayaan bisa merusak hubungan Anda. "Hal ini bisa memisahkan keluarga, dan merupakan penghambat besar untuk pemulihannya," kata Dr Neil Cannon, seorang terapis seks.

3. Bagaimana cara Anda menggunakan uang, ternyata juga merupakan tantangan tersendiri dalam hubungan suami-istri (23 persen). Begitu pula persoalan keyakinan dan nilai-nilai dalam keluarga.

Sebanyak 9 persen perempuan mengaku tidak setuju mengenai bagaimana cara membesarkan anak. Keyakinan yang berbeda antara pasangan bisa menyebabkan perselisihan emosional dan verbal. Cara terbaik untuk mengatasi perbedaan keyakinan adalah dengan mengutarakan pikiran Anda secara logis, dan mendengarkan apa harapan-harapan pasangan. Pahami bagaimana latar belakang keluarganya, atau bagaimana dulu ia dibesarkan. Perbedaan budaya keluarga bukan berarti keluarga Anda lebih baik darinya, karena setiap keluarga memiliki budayanya sendiri. Dari situ, berusahalah untuk berkompromi.

4. Masalah yang terlihat sepele, namun ternyata cukup penting, adalah memutuskan: Keluarga siapa yang harus didahulukan? Sebanyak 6 persen perempuan mengeluhkan persoalan menghabiskan waktu dengan keluarga pasangannya pada hari raya keagamaan. Meluangkan waktu satu hari khusus dalam setahun untuk keluarga pasangan ternyata begitu berat untuk kita.

Namun, yakini hal ini: semakin tulus penghargaan dan rasa senang yang Anda alami bersama keluarga suami, semakin aman dan stabil pernikahan Anda. Tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya. Ketika Anda berkomitmen untuk mencari jalan keluar tersebut, bukan tak mungkin Anda akan menjalani pernikahan yang lebih menyenangkan.

Thursday, April 22, 2010

Keluar Dari Belenggu Krisis Kepercayaan Diri anda

Rasa tidak percaya diri alias kurang pede pada dasarnya pernah dialami oleh setiap orang. Tapi tidak semuanya pula yang menjadikan rasa ketidakpercayaan pada dirinya itu sebagai kelemahannya. Namun, tidak sedikit pula rasa tidak pede itu justru menjadi 'penyakit' yang membelenggu seseorang.

Bagi seseorang yang merasa bahwa rasa kurang pede-nya itu sudah sangat menggangu, bisa jadi akan membuatnya menjadi frustasi. Karena ia merasa kalau dirinya tidak layak disandingkan dengan orang-orang hebat lainnya. Padahal, sebenarnya ia tahu bahwa ia pun mampu melakukan dan menciptakan karya-karya yang brilian, yang sama dengan orang lain lakukan.

Dan untuk keluar dari belenggu krisis pede yang sedang dialami, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, untuk menumbuhkan kepada kepercayaan dirinya.


1. Jujur dengan diri sendiri

Apakah Anda yang termasuk sosok yang sedang dilanda krisis kepercayaan diri? Tidak perlu malu untuk mengakui kepada dirinya sendiri, bahwa saat ini Anda sedang diliputi dengan kekalutan hati, sehingga menyebabkan rasa pede itu pudar.

Dengan mengakui bahwa Anda sedang tidak 'bergairah' dalam beraktivitas, dikarenakan beberapa alasan, berarti Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk memulihkan 'krisis' pede yang Anda alami.

2. Renungkan dan motivasi diri sendiri

Renungkanlah dalam hati apa-apa yang menjadikan ganjalan sehingga membuat Anda menjadi tidak atau kurang percaya diri. Cobalah untuk kembali menata kembali hidup Anda. Lihat kehidupan orang-orang disekitar Anda yang kini telah sukses.

Dengan melihat kesuksesan orang, paling tidak akan memacu Anda untuk bisa meraih hal yang sama. Bahwa Anda pun memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama seperti orang hebat lainnya.

3. Bergaul

Jika selama ini Anda hanya mengenal beberapa orang saja, cobalah untuk mengembangkan pergaulan Anda. Dengan banyak bergaul dengan orang lain, maka Anda pun bisa melihat dan mencontek atau meniru tingkah dan pola kepercayaan diri orang lain, yang Anda perlukan untuk membangun kembali rasa percaya diri Anda.

4. Yakin

Yakinkan kepada diri Anda sendiri, kalau Anda mampu untuk kembali eksis dan unjuk gigi dalam ranah "pertarungan" di dunia kerja. Tunjukkan kalau Anda bisa mengejar ketertinggalan Anda.

5. Jaga

Tingkat kepercayaan diri seseorang memang berbeda-beda. Ada yang dari lahir memang telah dianugerahi dengan kepercayaan diri yang luar biasa baik, namun ada pula yang terlahir sebagai sosok pemalu.

Dalam hal ini Anda yang masuk dalam kategori si pemalu, tentu harus pintar-pintar melatih kepercayaan diri Anda. Setelah Anda mendapatkan kepercayaan diri itu, usahakan untuk tetap pada track-nya.

Karena pasang-surut kepercayaan diri bisa terjadi kapanpun, bahkan di waktu yang tidak tepat sekalipun. Jadi peliharalah kepercayaan diri Anda, sehingga Anda pun bisa mensejajarkan diri dengan orang lain yang sama hebat dan tangguhnya dengan Anda

Wednesday, April 21, 2010

Sukses gaet Sponsor

Proposal sebenarnya media penghubung untuk mengkomunikasikan atau menyampaikan pesan antara satu pihak dengan pihak lain (sponsor). Meski membuat proposal tidak seperti menulis surat resmi biasa, ada hal-hal khusus yang perlu diperhatikan. Pertama, proposal sebaiknya dibuat oleh orang yang menguasai dan memahami masalah. Pasalnya, proposal bukan produk khayalan atau fiktif, melainkan produk nyata yang dibuat berdasarkan gagasan, data, dan prediksi yang rasional.

Kedua, proposal perlu didukung pesan yang optimis. Agar proposal diterima atau setidaknya dipertimbangkan, pilih kata-kata yang sedikit persuasif, tanpa mengurangi keresmian proposal tersebut. Selain itu, karena berisi gagasan maka proposal akan lebih bagus jika dilampiri berbagai dokumen pendukung.

Ketiga, meski bersifat resmi kemasan proposal perlu disusun secara istimewa agar pihak penerima proposal tertarik membacanya. Cantumkan nama lembaga dan orang yang bertanggung jawab atas diterbitkannya proposal tersebut untuk legitimasi.

Siap membuat proposal sekarang? Ini skemanya:

1. Judul Proposal
Memberitahukan isi dalam beberapa kata untuk menarik perhatian pembaca proposal.

2. Isi Proposal
Tak perlu menuliskan banyak hal dalam rangkaian kata indah sehingga menghasilkan proposal yang tebal. Buat to the point dan batasi proposal menjadi beberapa hal dengan tampilan isi yang disesuaikan.

3. Pendahuluan
Bagian ini berisi latar belakang kegiatan dan alasan yang mendasari kegiatan berlangsung. Sertakan sedikit profil lembaga Anda. Buat maksimal dalam 3 paragraf.

4. Tujuan
Berisi tujuan mengapa kegiatan diadakan. Maksimal 1 paragraf.

5. General Information
Isinya informasi umum yang perlu diketahui pihak perusahaan terkait kegiatan yang diajukan. Terdiri dari tempat dan waktu kegiatan, sasaran kegiatan, dan target peserta kegiatan.

6. Acara
Berisi acara-acara yang akan ada dalam kegiatan. Misalnya, games, talkshow, doorprize, dan lain-lain.

7. Pengisi Acara
Menyebutkan siapa saja yang akan mengisi acara. Mulai dari MC, pemateri, narasumber, tokoh, artis, atau mugkin pejabat politik.

8. Anggaran
Tidak perlu ditampilkan secara detail. Cukup tampilkan hal-hal umum saja yang sudah diakumulasikan.

9. Kategori Sponsor
Tampilkan bagian ini dalam bentuk tabel yang mudah dibaca dan dipahami sehingga pihak perusahaan tidak banyak menghabiskan waktu untuk membolak-balikkan halaman.

10. Paket Sponsor
Ini adalah bagian yang menampilkan tawaran kerja sama yang bersifat lebih bebas dan biasanya untuk jumlah kecil. Anda bisa menawarkan paket ini ke beberapa perusahaan yang berbeda. Jelaskan paket yang didapat sponsor apa saja, sesuai dengan nilai yang dia berikan.

11. Co-partnership
Ini merupakan ajuan bentuk kerja sama yang bersifat lebih bebas dan sedikit terlepas dari seputar media dan publikasi. Bentuk kerjasama tambahan ditampilkan di bagian ini, seperti pengadaan konsumsi panitia, barter promo, pemberian produk perusahaan, kerjasama jasa perusahaan, pemberian bantuan sosial untuk acara bakti sosial, dan lain-lain. Di bagian ini juga disampaikan bahwa bentuk kerjasama lain dapat dibicarakan lebih lanjut.

12. Penutup
Tuliskan harapan dan keyakinan bahwa kegiatan yang dilakukan sangat bermanfaat dan akan berhasil. Ucapkan terima kasih kepada pembaca proposal.

13. Contact Person
Cantumkan alamat, email, dan nomor telepon yang bisa dihubungi agar proposal bisa ditindaklanjuti. Usahakan nomor handphone lebih dari satu orang dengan provider berbeda.

Tuesday, April 20, 2010

7 Tanda Anda Bakal Hebat di Ranjang

Ada suatu kekhawatiran yang dimiliki seorang calon pengantin, atau pengantin baru, menyangkut kehidupan seksualnya. Apakah ia seorang pecinta yang baik? Apakah ciumannya hebat? Dan terutama, mampukah ia memuaskan dirinya dan suaminya di atas ranjang?

Bagaimana pun juga, meskipun bukan hal yang utama dalam menentukan kesuksesan sebuah perkawinan, seks termasuk salah satu elemen penting. Namun, Anda tak perlu memikirkan gaya-gaya heboh yang sering Anda lihat dalam film, untuk mendapat bukti bahwa Anda cukup lihai beraksi di tempat tidur. Amber Madison, konsultan seks dan penulis buku Hooking Up: A Girl's All-Out Guide to Sex and Sexuality, mengungkapkan 7 hal yang membuktikan bahwa Anda seorang pecinta yang ulung:

1. Si dia mengepalkan tangan dan kakinya. Ciri-ciri fisik bahwa seorang pria sedang berada di puncak kenikmatannya adalah ketika ia mengepalkan jari-jari tangan dan kakinya. Saat itu ia berpegangan pada Anda, dan memastikan momen itu tidak berakhir terlalu cepat. Dan, tampaknya apa pun yang Anda lakukan untuknya saat itu berhasil membuatnya terbuai.

2. Ia ingin melakukannya lagi. Ketika Anda berhasil membuat seorang pria melayang, ia tak akan pernah merasa cukup. Memikirkan sesi bercinta yang baru lalu saja bisa membuatnya "bangun" lagi, dan ingin melakukannya lagi, dan lagi. Jadi jika ia terlihat begitu horny, tak usah berpikir dua kali. Berikan apa yang Anda mampu lakukan untuknya.

3. Ia masih saja bersikap flirty sesudahnya. Si dia mungkin sudah kelelahan, tapi dia tak bisa menahan dirinya untuk terus menggoda Anda. Sebab, sesi yang baru berlalu tadi sungguh dahsyat untuknya. Jangan kaget bila setelah tiba di kantor, ia masih menyempatkan diri untuk mengirim SMS berisi pujian tentang aksi Anda tadi. Hal ini juga menjadi sinyal bahwa ia siap mengantisipasi apapun yang terjadi lain waktu.

4. Si dia begitu sensitif sepanjang hari. Mendadak ia berubah jadi begitu siap membantu Anda, meskipun hal itu bukanlah sesuatu yang berat untuk dilakukan. Ia akan selalu mengingat Anda seharian, merasa beruntung karena memiliki Anda. Bila SMS-SMS-nya menjadi pengingat secara verbal betapa ia menginginkan Anda, maka sentuhannya yang terus-menerus bisa Anda lihat sebagai pengingat baginya secara fisik.

5. Ia terang-terangan mengatakan bahwa Anda hebat. Ini bukan sekadar hiburan versi si dia. Jika suami mengatakan pada Anda bahwa Anda hebat, maka memang itulah yang dipikirkannya. Ia tidak sedang berbasa-basi, atau agar tidak ingin melukai hati Anda. Justru ia ingin agar Anda terus melakukan keahlian Anda tersebut. Tak perlu risih dengan pujiannya. Sadari bahwa Anda ternyata punya kemampuan untuk itu.

6. Anda merasa senang melakukannya. Ketika Anda merasa tidak antusias atau tidak nyaman saat berhubungan seksual, si dia pun mungkin tak akan nyaman. Sebaliknya, jika Anda begitu menanti-nantikan momen tersebut, dan menikmati perhatian yang Anda berikan maupun dapatkan, dia pun begitu. Cara termudah untuk mengetahui seberapa hebat seks itu untuknya adalah dengan merasakan betapa menyenangkan seks itu buat Anda.

7. Ia mencoba posisi-posisi baru. Kebanyakan pria pada dasarnya cukup kompetitif. Ketika ia merasa Anda telah melakukan sesuatu yang hebat, ia pun akan terpancing untuk membuat Anda terkesan. Anda mungkin akan melihatnya melakukan gerakan-gerakan atau posisi yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Namun jika apa yang ia lakukan itu tidak menyenangkan untuk Anda, jangan lupa memberitahunya. Dengan sedikit arahan dari Anda, ia pun akan mampu membuat sesi ini tak terlupakan untuk Anda!

Monday, April 19, 2010

Mengorganisir Tumpukan pekerjaan

Kepenatan akibat tumpukan pekerjaan yang belum kunjung usai memang sangat menjengkelkan. Ditambah lagi dengan pekerjaan baru yang siap menghampiri, pastinya membuat kepala ingin "meledak". Andakah salah satunya? Berarti Anda perlu menyimak ulasan berikut. Siapa tahu bisa membantu meringankan beban kerja Anda dikantor.

Mengoptimalkan waktu

Kita semua tentu memiliki kesibukan yang sama saat sudah berada di masing-masing area kerja. Jadi percuma saja mengharapkan bantuan dari sesama rekan kerja, jika mereka juga tengah menghadapi problema yang sama, yakni dikejar dateline.

Untuk itu, optimalkanlah waktu Anda sebaik mungkin. Ingat, setiap detik sangat berharga! Kalau hanya meratapi tumpukan pekerjaan di meja kerja Anda, yang ada justru waktu Anda untuk menyelesaikannya semakin sempit. Dan bisa-bisa akan menjadi "hutang" dateline yang tentunya akan semakin memberatkan Anda.

Fokus, Fokus dan Fokus

Kendala bekerja memang bisa datang dari mana saja, dan yang paling mempengaruhi performa kerja � tanpa disadari � sebenarnya datang dari diri sendiri. Menjamurnya situs jejaring pertemanan online seperti Facebook dan twitter, memang merupakan salah satu penyebab menurunya performa kerja, dimana fokus menjadi bercabang, antara pekerjaan dan online.

Kalau begitu adanya, jangan salahkan kalau pekerjaan menjadi terlunta-lunta dan tetap seperti semula, belum selesai. Apakah itu dilema? Tidak! Pilihan tetap hanya dua yakni selesai atau tidak terselesaikannya tugas sesuai dengan jadwal. Maka dari itu, fokuskan pikiran Anda untuk segera menyelesaikan tugas-tugas kantor.

Buat Rencana dan Antisipasi

Membuat perencanaan kerja pastinya akan semakin mempermudah Anda dalam menyelesaikan semua ddateline pekerjaan. Maka dari itu, buatlah rencana kerja untuk satu minggu, satu bulan dan satu tahun, atau dengan kata lain rencana jangka pendek dan jangak panjang. Buat juga perkiraan waktu untuk menyelesaikan setiap tugas-tugas yang datang kepada Anda. Dan sebaiknya prioritaskan pekerjaan yang memang benar-benar urgent.

Selain membuat perencanaan, alangkah baiknya jika diimbangi dengan antisipasi. Hal ini bisa dibilang sebagai alternatif kedua, apabila rencana pertama tidak mencapai target. Dengan begitu Anda tidak akan kalang kabut saat Bos meminta hasil pekerjaan Anda.

Kerahkan kemampuan terbaik Anda

Semakin cepat Anda merampungkan pekerjaan � tentunya dengan hasil yang maksimal dan memuaskan � maka kualitas Anda akan semakin diperhitungkan. Bukan tidak mungkin, atasan yang merasa puas dengan performa kerja Anda, akan mempromosikan kenaikan jabatan untuk Anda.

Maka dari itu, kerahkanlah seluruh kemampuan terbaik Anda setiap menyelesaikan suatu tugas. Dengan begitu, hasilnya pun akan memuaskan dan Anda pun tidak perlu khawatir untuk menghadapi tugas berikutnya.

CANTIK

Nonacne merupakan produk untuk mengobati kulit berjerawat. dan membantu menghilangkan jerawat dan mencegah kemunculannya kembali. Mengkonsumsi suplemen ini secara teratur menghasilkan kulit yang indah dan halus.

Produk Herbal Buy my product
Untuk informasi pemesanan silahkan Klik Link berikut:
Obat anti Jerawat
Oder Pembelian